![]() |
| VALENCIA |
Samadhi Death Simulator sengaja diciptakan agar masyarakat Tiongkok tidak terlalu takut dalam menghadapi kematian. Lewat alat ini, pengguna awalnya diajak masuk dan tidur dalam sebuah peti. Selanjutnya, pengunjung mulai merasakan sensasi seolah-olah sedang dikremasi dalam oven hingga dilahirkan kembali lewat rahim tiruan.
Untuk dapat merasakan sensasi reinkarnasi ini, para pengunjung hanya perlu merogoh kocek hingga USD 68 (sekitar Rp 892 ribu). Tak hanya sensasi kematian hingga reinkarnasi saja, namun para pengunjung juga dapat menuliskan kata-kata terakhir sebelum "meninggal" untuk dijadikan souvenir.
"Simulator ini setidaknya memberikan kesempatan kepada kita untuk menenangkan diri dan memikirkan sesuatu yang berbeda tentang permasalahan hidup," ujar Lu Siwei, salah seorang pengunjung. "Saat berjalan melalui pintu itu, mental anda akan berubah. Alat ini sangat hebat."
Sementara itu, Ding Rui, pencipta alat ini, mengakui bahwa tidak semua orang bisa mengucapkan selamat tinggal sebelum meninggal. Ia pun berharap agar masyarakat dapat belajar tentang arti kehidupan dan tidak terlalu takut akan kematian.

0 komentar:
Post a Comment